Nasihat Safir Senduk

Rabu malam lalu tanggal 28 Mei 2008, Jakk tv menyajikan sebuah program menarik yang membuka wawasan saya, dan tentu saya tidak sabar membaginya dengan pembaca walaupun,,,,agak telat, namun saya yakin informasi ini sedikit berguna,,walaupun juga menimbulkan kontroversi,,ah itu si biasa 🙂

Bintang tamu itu terdiri oleh Bang Bule (Supir angkot), Safir Senduk (Konsultan Keuangan), dan Pengamat kebijakan publik. Tema yang diangkat adalah bagaimana mengatur keuangan di saat krisis seperti sekarang ini. Menyikapi naiknya BBM disertai kelangkaan membuat kita semakin terjepit. Nah solusi yang ditawarkan SAfir adalah dimulai dari MIND SET (cara berpikir).

Menurutnya hal yang membuat kita tidak siap menghadapi kenaikan BBM adalah berawal dari mind set yang kurang benar, caranya kita ubah dulu mind set bahwa BBM setiap tahun tidak pernah turun, sekali lagi BBM AKAN TERUS NAIK TIAP TAHUNNYA. Kenapa? cadangan minyak di bumi makin hari-makin berkurang sedang penduduk semakin bertambah,,otomatis harga akan terus naik karena terbatasnya cadangan.

Langkah selanjutnya adalah perlu kita pahami tentang pengeluaran, menurutnya pengeluaran dibagi menjadi 3 bagian :

1. kebutuhan sangat mendesak

kebutuhan sangat mendesak yang dimaksud adalah utang bank, cicilan, sewa ataupun kredit. Tentu jika tidak dibayarkan beresiko tinggi. Oleh sebab itu kebutuhan ini disebut kebutuhan utama, bayarkan dulu sisanya untuk keperluan yang lain

2. kebutuhan mendesak yang tidak jelas waktunya

seperti membeli sembako dan kebutuhan rumah tangga seperti sabun, dan temen-temennya

3. kebutuhan ingin

contohnya ingin jalan-jalan,ingin jajan, ingin merokok, ingin beli ini itu, ingin shopping, dll

Untuk point 3 tiap orang berbeda, ada yang ingin merokok bukan kebutuhan sekunder tapi kebutuhan primer alias harus dipenuhi. Jika sudah melakukan urutan di atas dan kebutuhan kita masih belum tercukupi berarti kita perlu mencari sumber pendapatan lain. Di negara-negara Eropa dan Amerika setiap orang memiliki profesi ganda, minimal 2 profesi. Misalya seorang guru di sekolah tidak hanya mengajar tetapi juga mengajar di tempat lain atau berbisnis. Dengan demikian, kenaikan BBM bisa kita imbangi dengan pendapatan yang cukup.

Saya sangat tercerahkan dengan penjelasan beliau, paling tidak dengan uang yang ada, saya bisa membelanjakan uang ke pos-pos yang jelas berdasarkan urutan penting ato tidak. Emmm pendewasaan finansial? barangkali,,,

Iklan

13 responses to “Nasihat Safir Senduk

  1. Assalamu’alaikum, slm kenal 🙂

    sudah lm ku mendengar nm besarmu wahai saudariku dr bunda menik n pres2 (lebay mode on 😀 ), akhirny brkesempatan brkunjung ksini jg yak daku :mrgreen:

    mind set? Yup benar, kadang emang bkn mslh yg jd mslh namun cr kita menanggapi mslh it yg jd mslh *duh njelimet ngomong nya 😀 *
    waalaikumsalam warohmatullahi wa barokatuh,jadi ndak enak nih,,namaku dibesar-nesarkan, salam kenal,,
    mukamerahdotcom

  2. Nasihat-nasihat seperti inilah yang semestinya terus menerus diberikan kepada masyarakat yang sedang resah akibat kenaikkan harga BBM. Bukannya email-email provokasi yang terus menerus menyalahkan pemerintah dari kenaikkan tersebut. Email ini seringkali saya terima belakangan ini. Email inilah yang membuat masyarakat semakin terpuruk dan gelisah. Entah siapa yang menyebarkannya.

    Nice posting. Thanks.
    thanks juga PAk dah jadi pengamat setia blog saya,,chayo

  3. pendewasaan finansial atau kekonyolan finansial,dua hal yang berbeda.
    sangat berbeda,,

  4. aih, hanya sekedar mampir tuk memberi tau..
    pada tgl 31 mei jam 20.15, hebatnya dirimu…
    menembus nomer 3 pada growing blog WP tudeiiii 😆
    slamat
    slumut
    sluman…

    *pulangggggg*
    makasih atas perhatiane bun,,,

  5. diperlukan pemikiran yg cemerlang sebagai solusi atas permasalahan yg ada di negeri ini. semoga kian banyak alternatif lain guna pencerahan ya mbak…
    betul Pak setuju banget

  6. bener juga kata safir senduk ..
    aku juga pernah baca..”karyawan juga bisa kaya” karangan dia…
    kalimatnya enteng tapi berbobot..
    salam kenal yah…mmmmmmuach
    yang itu saya belom baca,,tukeran info donk

  7. Emang ada benernya tuh nasihat Safir
    Salah2 kita malah jad musafir 😆
    Musafir cinta?

  8. kalau penghematan sudah, terus nambah penghasilan juga sudah, langkah terakhir membobol celengan jago. Cuma masalahnya, saya enggak punya…..
    gak punya celengan, tapi ada deposito dan asuransi kan?salam kenal cak makasih dah mampir

  9. Semoga aku bisa memahami dan mengamalkannya… ^_^
    selamat mencoba

  10. pa kbr yell….?tinggal dimana km sekarang…..?
    mba amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii,,,kangen bgd,,,dah punya anak berapa? dah gede2 ya?
    ak cari2 mb ami susah bgt,,,ternyata ketemu di blog,,makasih ya mba dah nyari ak di milis,,

  11. tau blog mu dr milis unnes………………..masih inget gak?
    masih donk mba,,,,masih inget gak kita pernah lemburan bareng ngerjain Alchemy,, terus mba Ami yang sering maen ke kos nengokin ak yg kesepian,,InsyaAllah ak maen ke Bekasi kalo ada waktu dan rezeki

  12. Ping-balik: Enaknya jadi Freelance « Bersama Berbagi Rasa

  13. Ping-balik: bisnis=menunda kesenangan « Ngeteh Yuk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s