mengenang tempat kos

bagi sebagian orang yang merantau, ngekos adalah hal menyenangkan. Tempat kos adalah tempat ternyaman di dunia. Gimana enggak. Di tempat kos kita bisa mengatur jadwal aktivitas dengan otoritas penuh. HIdup mandiri, jauh dari orangtua.

Ketika saya memasuki usia kuliah, saya memilih ngekos ketimbang tinggal di rumah tante. Menurut pengalaman kakak yang pernah tinggal di sana, rumah tante sangat disiplin. Jam malam pun berlaku. Lagipula jarak ke kampus semakin jauh.

Dengan kegiatan kampus yang seabrek, jam pulang ga tentu (maksudnya kadang pulang, kadang enggak hehe). Tugas kuliah menumpuk. Jadwal praktikum padat. maka saya memutuskan untuk ngekos. Lagipula kalau dihitung-hitung biaya sewa kamar per semester tergolong murah yaitu Rp 210.000,00..biayaper bulan Rp 35.000,00..dengan fasilitas kamar disekat dengan tripleks, kasur dan bantal keras, air dan listrik bayar sendiri, kalo ompa air rusak benerin sendiri :D..

hem tapi semua itu gak ada artinya dibanding dengan semua peristiwa masa lalu yang kami lalui. Kami punya jadwal piket, jam malam, piket memasak, rapat semesteran, dan seabrek masalah pribadi. Kami menganut asas koperasi, dan semua hal yang kami putuskan harus melalui rapat anggota. Cukup sulit juga menyatukan ide beberapa kepala menjadi kata sepakat. Maklum kami berasal dari daerah berbeda, dengan kultur dan kebiasaan berbeda.

banyak hal ekstrim yang kami lakukan, misalnya ketika hak kami di dzalimi pak kos, maka serangan balik pun kami lakukan. Saat musim kering tiba, kami terpaksa mandi di kampus (hihi), dan air memasak kami ambi diam2 di belakang rumah pak kos jam 4 pagi. kami bergantian membawa ember dengan minim suara, hehe. alhasil, kami tetap bisa memasak dan minum. Ketika musim hujan datang, kami biasanya mengumpulkan air hujan tua yang bersih di ember penampungan. Begitu berharganya air bagi kami. Saat kami tak punya uang, kami saling berbagi makanan. Kadang-kadang kami beli nasi tempe/tahu penyet dengan request nasi seabrek dan sambal yang banyak untuk makan 2-3 orang per bungkus nasi. Atau makan malam dengan nasi kucing seharga Rp 700,00..cukup 1 bungkus saja sebagai penahan lapar. Pagi hari biasanya kami sarapan nasi gudangan (sayurn rebus dengan bumbu rempah dan kelapa parut) seharga Rp 700,00-Rp 1.000,00..lezat. Biasanya kita makan enak kalau ada teman-teman yang mudik di akhir pekan.

Kami serumah disatukan oleh sifat iseng dan senang bercanda. Saking isengnya kami pernah buat peraturan, siapapun yang datang apel, wajib membawa makanan, kalo tidak aka kita telanjangi rame2 hahaha, tentu saja hanya gertak sambal belaka. Nyatanya kejadian itu gak pernah terjadi…huhuhu ga tegaa.

Tempat kos kami adalah tempat penampungan bagi orang2 yang terlunta-lunta ga dapat kamar. Kami sudah seperti keluarga sendiri, jika ada yang kesusahan, kami saling membantu. Pernah suatu kali bapak dari teman kos meninggal, maka kami segera mencari mobil sewaan dan kolekan buat bayar mobil, bensin, plus sopir. Alesannya sih nagnter temen sampe rumahnya, padahal mau jalan-jalan aja haha..

Banyak hal yang aku dapat dari hidup di kosan, kosan buatku adalah pembelajaran hidup. Tempat belajar bermasyarakat. Hidup mandiri. Telah membuat karakter pendiamku berubah jadi periang. Meski banyak getir-getir pahit kurasakan, aku tetap akan ingat rumah kosanku.

Beberapa waktu lalu, aku sempatkan diri mengunjungi rumah bekas kosan yang kini telah kosong…bangunannya masih seperti dulu, bangunan tua dan sederhana diantara bangunan baru di sekelilingnya

kos-kosanku yang cat putih, nyempil di tengah

kos-kosanku yang cat putih, nyempil di tengah

salah satu sudut desa sekaran, pusat keramaian

salah satu sudut desa sekaran, pusat keramaian

ayam gongso pak gambles yang melegenda

ayam gongso pak gambles yang melegenda

banyak cerita yang saya dapat dari ngekos, bagaimana dengan sobat? berbagi yuk ^^

Iklan

5 responses to “mengenang tempat kos

  1. Whooooa! Kosan sudah jadi rumah kedua setelah rumah di kampung halaman! 😀
    Maka dari itu, sebisa mungkin saya berteman baik dengan teman2 dari kamar lain. Jangan sampe membuat keributan. 🙂

  2. tadinya mw cari referensi soal.pemanis…tp begitu baca penilsx yella sakti seketika ingat pas jaman kuliah n Jadi kangen sama temen kuliah..salam
    henny

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s