Category Archives: pendidikan

Tangisan seniman Bali

Baca lebih lanjut

Baju istimewa untuk para koruptor

Baca lebih lanjut

KONGGRES GURU INDONESIA

kONGGRES GURU iNDONESIA mengundang anda, Baca lebih lanjut

Suatu hari di ruang kuliah

Ini adalah cerita yang akan ku ingat terus. Baca lebih lanjut

SKL per 40 soal plus prediksi soal UASBN 2008 Matematika SD

SKL Matematikanya klik di sini skl-mat.doc

40 soal Matematika silakan klik di sini matematika-uasbn.doc

SKL IPA nya klik di sini skl-ipa.doc

SKL Bahasa Indonesianya klik di sini skl-bi-anyar.doc

Oh mama, Oh Papa

weeee…..hari ini saya baru tahu masalah yang menimpa murid saya. Sebut saja namanya Alexa. Untung saya gak ikut-ikutan melabeli Alexa. Menyedihkan sekali. Ini betul-betul menyedihkan. Menurut guru sekolah nya, Alexa di kelas termasuk anak yang aneh. Nilai ulangannya selalu jelek, padahal materi yang dibuat ulangan sama dengan materi latihan. Hanya dia yang begitu, sedangkan murid lainnya tidak. Suka ketawa-ketiwi, pokoknya segala sesuatu bisa bikin dia ketawa. Tidak punya temen dekat. Anehnya ada 1 anak laki-laki yang naksir berat dari kelas 4 SD. Ngejar-ngejar segala.

Orang tua Alexa sudah angkat tangan mengenai hal ini. Segala upaya telah dilakukan. Tetap saja prestasi Alexa tidak naik. Namun tidak dengan saya. Saya tidak pernah memperlakukannya seperti orang aneh. Malahan saya mengajar pake cara yang dia suka. Hasilnya? wow menakjubkan. Apapun yang saya berikan, dia selalu bisa menerima dengan baik.

Sebelum tiba di rumahnya, saya selalu berdoa supaya Alexa diberi kebahagiaan dan kemudahan. Saya minta ijin sama Allah supaya saya diberi kesempatan untuk mengisi memorinya dengan ingatan indah dan menyenangkan. Setidaknya dia pernah ingat bahwa ada satu bagian hidupnya yang indah. Bukan hanya kritikan dan aturan harus ini itu. Saya ingin membebaskan dia dari belenggu diktator orang tua, guru dan lingkungan yang hanya menilai anak dari sisi IQ saja. Padahal kehidupan tidak dibentuk dengan kekuatan IQ.

Saya jadi membayangkan, bagaimana ya klo di tahun-tahun mendatang banyak murid sekolah negeri yang seperti ini?

siapa yang salah? tentu tidak ada yang mau disalahkan. Pemerintah? apalagi, bukannya masalah jadi selesai, baru ada isu perubahan UU saja ramenya bukan maen. Kritik sana, kritik sini. Lagi-lagi anaklah yang jadi korban

Pemerintah lewat sekolah dan kurikulumnya menghasilkan “narapidana” berwujud anak-anak. Anak-anak yang akan tumbuh manusia menjadi penakut dan pemarah. Penuh keraguan menatap masa depan. Inilah kesedihan saya yang paling dalam.