semburat hati di sabtu pagi ^^

menulis ?^&()

menulis…

menulis?

menulis!

akhirnya kuputuskan menulis lagi setelah sekian lama. Mula-mula kurasakan resah yangpertama, bingung, bertanya, dan memutuskan. Berawal dari kegelisahan hati ini yang tak kunjung reda. Entah apa yang kugelisahkan. Aku sendiri tak dapat menemukan jawabannya.

Sejak 3 tahun belakangan kudapati hairaah menulisku merosot tajam. Semangatku hilang menguap entah mengapa. Cukup lama aku melakukan evaluasi atas kegelisahanku. Tak kutemukan juga jawabannya. Hingga suatu hari aku sedang berjalan-jalan di toko buku yang cukup terkenal. Ku ambil sebuah buku yang covernya eyecatching berjudul “Profesor cilik”. Cukup menarik bukunya, kupikir ah ini pasti buku “bagus”, hampir saja aku membelinya. Namun perasaanku tidak enak. Kebiasaanku sebelum membeli buku adalah men”scanning isi buku” beserta gambarnya. Menscan buku membutuhkan waktu cukup 1 menit. Ketika aku menscan sesuatu yang aneh terjadi. Mula- mula tidak ada yang mencurigakan, isi buku aman, ringkas, padat dan jelas. Kulanjutkan membuka-buka gambarnya. Sekilas aku melihat ada gambar yang tidak asing. Aku memeras ingatan dimana ya aku melihatnya. Kulihat sekali lagi. Ah bener kok ini aku pernah lihat. Tapi dimana ya?

Sekali lagi kulihat dengan jelas, dan ternyata tidakkkkkkkkkk itu gambarku, gambar yang ku jepret dari kamera poketku, kuapload sendiri. Seingatku aku menghabiskan waktu hampir 1 hari melakukan percobaan beserta mengambil gambarnya. Yang membuatku tak percaya adalah di bawah gambar ada link yang bukan blogku. Aku lihat lagi judul bab nya, mirip dengan judul tulisan di blog ku. Membuat definisi indikator asam basa. Hanya diganti sedikit, gambar diambil 3 dari 5 gambar. Wah parah ini, benar-benar parah.

Aku sempat sedikit shock, niat ku untuk memberi pilihan kemudahan untuk guru-guru dan siswa di ambil alih oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Koleksi perpustakaan digitalku yang tujuan utamanya non komersil, dengan enaknya diambil oleh orang lain, dirangkum dalam sebuah buku, diberi label penulis (yang kerjaannya cuman copas-apakah itu bisa disebut penulis??? dan ternyata seluruh isi buku hampir semuanya diambil dari blog orang lain). Aku juga mau deh dibagi royaltinya :mrgreen:

yang aku kritisi :

1. apakah etis itu disebut sebagai penulis? anehnya di bagian belakang buku tidak dicantumkan identitas penulis, baik email atau nomor yang bisa dihubungi

2. apakah percobaan tersebut sudah dicoba? karena buku yang diterbitkan adalah buku ilmiah walaupun untuk anak2, hendaknya penulis sudah membuktikan bahwa apa yang ditulis sudah benar2 dipraktekkan

****************

sakit hati? jelas aku sangat sakit hati. Tapi ini juga sekaligus tamparan buatku. Aku tertampar sekeras-kerasnya. Kemana aja aku selama ini. Orang yang ga bisa nulis aja bisa menerbitkan buku, kenapa aku yang hobi nulis malah engga? ironi memang.

Aku seperti dibangunkan dari mimpi panjangku. Memang hobi menulisku sejak kecil, hanya kusimpan saja di dalam diriku. File-file tulisanku pun habis dimakan virus digital. Sungguh sangat disayangkan. Aku berterima kasih pada orang yang telah” menamparku” kemarin. Memang aku sudah cukup lama tak menulis dengan hati. Dengan segenap jiwa ragaku. 3 tahun ini aku menulis dokumentasi saja. Tanpa perasaan apa-apa. Kutulis saja semuanya di blog, dengan harapan semakin banyak orang yang bisa mengakses dengan gratsi. Kenyataannya niat baik tak selalu disambut dengan hati yang baik.

Memang selama ini aku terlalu sibuk dengan urusan rumah tangga. Mulai mengurus keberlangsungan les privat dengan suamiku, koki, manajer keuangan, konsultan, pengajian remaja, membangun bisnis, mendengarkan curhat teman, mendatangi seminar ini itu dan seabrek problematika social ekonomi di sekitarku

Aku sudah lama tidak membaca buku. Karena kelainan mata silinderku membuatku sakit kepala ketika membaca meski sudah memakai kacamata. Itu pula sebabnya jarang menulis. Kini aku semakin yakin bahwa menulis adalah jiwaku. Aku ingat saat-saat stress yang kulakukan adalah menulis bukan refreshing. Semakin aku stress tulisanku semakin bagus. Semakin banyak juga yang kutulis. Aku juga ingat saat-saat stress mengerjakan skripsi, aku masih sempat membuat 2 cerpen.

Nah, sekarang aku mau fokus menulis lagi. Ajakan seorang teman blogger bernama Cucu Haris alias AChoey penulis novel “Sahaja Cinta” mengajakku dan beberapa orang teman blogger untuk menerbitkan kumpulan cerpen. Aku mengiyakan ajakannya. Mudah-mudahan ini langkah baru menuju kesuksesanku. Amin. Mohon doanya y friends ^^

Buat blogger seantero Indonesia, ayo terbitkan tulisanmu di buku, daripada dibajak orang lain. Sekarang sudah banyak penerbit self publishing (salah satunya Leutika Prio), jadi ga perlu antri ke penerbit besar yang kemungkinan diterimanya kecil….

Iklan

7 responses to “semburat hati di sabtu pagi ^^

  1. Jangan dipikirkan, mulailah menulis kembali dari sekarang. 😆

  2. asop : huum sip deh, tambah semengat lagi neh 1 level hehe

  3. betul sekali, mbak… kejadian macam gini agaknya lumaan sering terjadi. plagiarisme itu seperti merendahkan para blogger yang sebenarnya tidak butuh royalti atau apapun, tapi dihargai bahwa dia adalah yang merangkai barisan huruf dan kata menjadi sebuah postingan.
    semoga nggak surut semangat menulisnya, mbak 🙂

  4. ikut prihatin mbak…. saya jg sering bgt jd korban plagiat…
    tetep semangat nulis yaaa

    🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s