Etika mengetuk pintu

Tak dapat dipungkiri bahwa budaya dan etika ketimuran masih aja mewarnai kehidupan kita sehari-hari. Padahal hanya hal kecil tapi ya kok rasa-rasanya sulit dihilangkan, rasanya ada yang aneh. Meski masyarakat Indonesia kini banyak yang bangga dengan berperilaku kebarat-baratan mulai dari budaya hedonis sampai seks bebas. Namun ada satu kebiasaan yang hingga kini masih dilakukan oleh sebagian besar masyarakat kita, bahkan di gedung-gedung perkantoran yakni etika mengetuk pintu.

Suatu hari di masa lampau saya pernah dipanggil oleh sebuah yayasan sekolah untuk wawancara kerja. Antrian begitu banyak, hampir-hampir saya kebagian di urutan terkahir. Sebelum masuk saya mengetuk pintu dan tersenyum ketika menatap wajah 3 orang pewawancara. Masing-masing direktur yayasan, kepala sekolah dan guru senior. Apa yang terjadi kemudian? wawancara saya begitu singkat, langsung, dan tanpa ujian apa-apa. Padahal teman-teman saya sebelumnya harus microteaching* dulu selama 5 menit. Dari kejadian tersebut saya mengambil hikmah bahwa mengetuk pintu itu adalah sebuah penghargaan dan penghormatan terhadap empunya ruangan/tempat yang akan kita masuki.

Begitu juga dengan tata cara bertamu. Kita wajib mengetuk pintu dan memberi salam kepada tuan rumah. Seorang murid yang akan memasuki ruang guru atau ruang kelas saat KBM** berlangsung wajib mengetuk pintu sebelum masuk. Seorang anak harusnya mengetuk pintu kamar ayah ibunya ketika ingin masuk. Banyak sekali hal-hal yang bisa kita lakukan sebagai penghargaan terhadap orang lain. Tidak perlu award, tropi atau uang, dengan mengetuk pintu rasa saling menghargai sudah tercipta. Ketika saling menghargai akan tercipta rasa sayang.

Suasana yang tercipta dari rasa menghargai dan menyayangi dapat menjadi obat penghilang rasa lelah dari setumpuk masalah kehidupan. Jika ini terjadi di rumah, di sekolah, di masyarakat, di lingkungan RT maka tidak menutup kemungkinan akan tercipta kerukunan diantara umat beragama. Emm bukankah sekarang sering terjadi fitnah ya? adu domba antar umat agama. Bermula dari etika mengetuk pintu ternyata efeknya dapat menjaga toleransi umat beragama. Sudahkah kita melakukannya hari ini? ๐Ÿ™‚

* microteaching : praktek mengajar singkat (5-15 menit) sebagai upaya persiapan/latihan mengajar di kelas

** KBM : kegiatan belajar mengajar

Iklan

19 responses to “Etika mengetuk pintu

  1. kalo saya. ada murid yang masuk ruangan tampa ketuk pintu pasti saya usir.
    dan kalo ada ketuk pintu gak sopan saya suruh ulangi

    harus pake etika dan tata kerama
    tul gak dek yella
    heheheh

    sok tegas neh

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    tepatnya sok galak,,,hehe,,weh ternyata bisa galak juga ya? ihhh seremmm, dosen kok galak-galak,,,nanti gak da yang deketin lho ๐Ÿ™‚

  2. wah gue jadi inget jaman SD dulu. Krn saking lugunya pas lewat depan ruang perpus gue langsung nempelin muka di kacanya sambil liat isi ruang itu. Ternyata ada guru yg lagi ganti baju. Duh malunya….:)

    Btw, kalo ngetuk pintunya dikasi irama bakal dianggap kurang ajar ga yah…

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    hah? itu mah dapet rezeki kaleeee,,hehe,,keknya kalo pake irama jadi kosidahan deh,,nasyid=an sekalian,,,hahaha

  3. thok thok thok … **ngetuk pintu**

    pringisi … eh permisi …. mbakyu … mbakyu …

    wah orangnya lagi mojok nih kayaknya … balik ahhh

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    ta pringisi lagi :D,,orangnya lagi umbah-umbah n asah-asah ๐Ÿ™‚

  4. oh gitu ya bu guru ๐Ÿ˜€

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    ya iya donk masya ya iyalah ๐Ÿ˜€

  5. Hmm… hal-hal kecil yang sering kita abaikan terkadang memang memberikan manfaat yang besar.

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    iya Pak Rafki,,saya juga sering melewatkan hal-hal kecil,,untungnya punya temen-temen yang menyadarkan ๐Ÿ™‚

  6. siap. etika santun timur yang harus terus diberdayakan.

    kalau sunnahnya mengetuk itu ngga boleh nggedor dan maksimal tika kali saja..

    toktoktok…

    toktoktok…

    toktoktoktok…

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    begitulah maksud saya pak, sekalian mengamalkan agama dan memelihara budaya asli Indonesia :), pak Arif ketuknya kebanyakan tuch, ada 10 ketukan,,hehehe,,,

  7. Mengetuk pintu itu memang wajib hukumnya sebelum kita masuk ke ruangan orang lain.
    Tapi kalau ada yang ngetuk pintu ruangan saya pakai irama dangdut, pop, jaz, jaipongan, apalagi rock, saya pasti ngamuk.

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    ya iyalah,,,masa di kantor dangdut-an, nge-pop-an, ngge-rock-an, apalagi jaipongan,,pecat langsung aja pak,,,emangnya kantor apa kafe? ada live music segala,,tapi kalo kantor punya sendiri sih gapapa kaleee,,,,hahaha

  8. hwehe. kek ibu bosku aja. kalo ada pegawai lain masuk ke ruangan kami tanpa ketuk pintu dulu, dijamin bakal disuruh keluar lagi.

    emang sih, budaya ketuk pintu itu bagus. tapi alangkah baiknya kita masuk stlh dipersilakan masuk ama yg ada di dlm ruangan.

    (^_^)v

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    weh bener banget,,harusnya gitu, soalnya kalo udah ketuk pintu langsung duduk juga gak sopan ya,,bisa-bisa dicemberutin sama yang punya ruangan ๐Ÿ™‚

  9. ya benerr… ketuk pintu itu salah satu tanda kita menghargai privacy org di dalamnya..

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    emmm,,setuju 1000%,,,,soalnya banyak yang gak tahu kalo ketuk pintu itu upaya menghormati privacy,,

  10. oh gituh toh…
    udah lama jg aku gak nglakuin kethok pintu, makasih di ingetin

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    sama-sama, berarti postinganku bermanfaat ya,,,makasih mas herry sudah berkunjung,,sering mampir ya,,

  11. Iya mhs sy seringnya gitu, ketuk dulu..

    tapi, skr2 ini yang ada di tulisan pintu bukan saran untuk ketuk tuh..
    yang ada..

    1.Dorong
    2.Tarik

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    iya loh,,apalagi di karpet di depan pintu tulisannya wellcome, gak ada yang nulis ketuk,,hahaha

  12. Kalo wempi pernah ketemu tulisan awas ada anjing galak.
    mesti ketuk pintu dulu ato mo teriak-teriak dari luar pagar aja ya…?

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    ketuk aja langsung anjingnya wemp,,,,biar dia sewot,,hahaha,,

  13. yup, dari hal yang terkecillah, kesuksesan bisa kita raih.
    jadi ingat slogannya Aa Gym:
    “Mulailah dari yang terkecil
    mulai dari diri sendiri
    dan mulai sekarang juga.”

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    yuk budayakan ketuk pintu,, ๐Ÿ™‚

  14. salam
    kata “salam” adalah bentuk ketuk pintu saya di rumah maya ini ๐Ÿ˜‰ bolehkah?

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    mbak nenyok apa kabar? lama gak mampir ya,,boleh banget mbak, di sini boleh apa saja kecuali yang menyinggung SARA, apalagi menyinggung Sarah, nanti ada yang marah,,hehe

  15. lha kemaren kamu dateng ke rumahku malah mencet bel ๐Ÿ‘ฟ

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    sebenernya gak kepengen mencel bel,,pengennya mencel hidung bun2 tuch ๐Ÿ˜›

  16. padahal orang cantiknya dah dibelakang pintu… sok surprise ๐Ÿ‘ฟ

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    orang cantik yang mana? prasaan rata semua denh tembok ma pintu ๐Ÿ˜›

  17. mana ga bawa crepes stroberi… Kaka kan jadi manyun tuh tanteeeeeeeeeeeee ๐Ÿ˜†

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    crepes strawberrynya kan udah abis dikasihin mas satya ๐Ÿ˜€

  18. Assalamu’alaikum,
    tok tok tok
    tiga kali ๐Ÿ™‚

    xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    iya ini baru bener,,,hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s