menjadi bijak

Emmm,,melihat judul postingan di atas, rasa-rasanya terasa berat dan hanya segelintir orang yang bisa melakukannnya. Benarkah demikian? Benarkah semua kesulitan yang datang itu tanda bahaya?

Menjadi pribadi bijak memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tidak mudah memang, tapi bisa dipelajari. Sebagai manusia yang diberi akal dan pemikiran seharusnya ini menjadi sebuah tantangan hidup. Bayangkan betapa enaknya jika kita terbiasa bersikap bijak terhadap setiap keadaan. HAti terasa tenteram dan damai. Tak perlu ada pikiran negatif yang malah menyiksa diri sendiri padahal belum tentu apa yang kita pikirkan benar. Faktanya, memasukkan pikiran negatif lebih mudah daripada memasukkan pikiran positif. Hebatnya, jika kita sudah terbiasa berpikir positif akan sulit berpikir negatif.

Lalu bagaimana caranya agar kita dapat memunculkan sifat bijak?

Sifat bijak muncul ketika kita menghadapi suatu kesulitan atau masalah yang amat sangat berat. Jika itu sedang terjadi maka terimalah keadaan yang sesungguhnya, jangan coba-coba lari dari kenyataan. Semakin kita menghindar, masalahnya akan semakin rumit. Bertahanlah dalam kesulitan, lakukan analisis masalah, temukan sesuatu yang menjadi akar permasalahan. Terkadang masalah yang muncul, hanyalah masalah cara pandang saja. Bertahanlah dalam kesulitan tersebut, kesabaran amat sangat dibutuhkan untuk mendapatkan akar masalah. Setelah akar permasalahan didapatkan, barulah permasalahan dapat diselesaikan.

Dari proses itu, munculah sifat bijak. Perlu proses berulang-ulang untuk mendapatkan karakter bijak. Seseorang yang sering gagal, bangkit lagi,,gagal,,bangkit lagi samapi berhasil biasanya menjadi bijak.

Iklan

8 responses to “menjadi bijak

  1. semuanya memang butuh proses…
    membuat chitosan kan butuh proses juga ya Hangg?

  2. Ya ya… 🙂
    Apa sih yang instan tuh?
    Mie instan juga perlu direbus dulu *dimakan langsung enak ga’ ya?* 🙄
    anak-anak sekolah n kuliah biasane belajarnya instan menjelang ujian,,,SKS ya

  3. jangan lupa, mbak. orang bijak taat pajak.

    (^_^)v

    setuju, bijak itu butuh proses.
    iya proses,,,

  4. hmmmm… bahasan yang hampir serupa… 🙂
    blogwalking ah, stay tune,,i’ll be there

  5. iya
    kita harus semangat
    apapun terjadi pokoknya,,SEMANGAT!!!!

  6. ya iya lah…… Setelah akar permasalahan didapatkan, barulah permasalahan dapat diselesaikan. Gimana kita mau nambal ban kalo ndak tau cara mencari bocornya?
    ya iyallah, masa ya iya donk 🙂

  7. tapi akan lebih bijaksana kalau menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru…, heheheeee slogannya pegadaian ” mengatasi masalah tanpa masalah”
    nah ini dia,,,keren slogan yang banget,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s