Liburan ke Bali tahun ini batal lagi

Terlalu jauh memang..hari gini ngomongin liburan? Buat yang berkarir di dunia pendidikan, liburan bulan Juli sangat ditunggu-tunggu oleh para murid dan guru atau untuk dosen yang kebetulan jadwal libur kampus sama dengan anak-anak sekolah. Rencana sebelumnya, saya mau ke Bali pake jasa tour agen perjalanan “Si Tour”. Biaya sebesar Rp 1.000.000,00 berangkat dari Jakarta-Bali selama 8 hari PP, plus makan, transit, hotel, tiket masuk wisata. Berangkat dari Jakarta jam 7 pagi menggunakan bis pariwisata. Ada juga yang pakai pesawat, tapi menurut saya kurang asik. Tentu hotel yang disediakan juga biasa. Buat saya tidak masalah. Toh hotel hanya tempat numpang tidur plus makan. Yang penting bisa tidur enak, sudah cukup. Karena seharian kita capek berkeliling. Dalam perjalanan puklang ke Jakarta, mampir dulu di Bromo lihat sunrise. Cukup menjanjikan sebagai liburan yang murah dan menyenangkan.

Saya pengen banget ikut rombongan komunitas khusus yang mengadakan tour overland Jakarta-Bali by Bus. Selama di perjalanan bisa berhenti di mana saja. Bisa hunting foto sepuasnya. Setiap kali saya ke Surabaya, setiap kali itu pula saya berharap kapan ya bisa tour over land. Pantura memiliki view yang bagus. Perpaduan antara gunung, lembah, bukit dan pantai. Pengen banget naek motor keliling desa-desa di Bali.

Tampaknya saya batal pergi ke Bali liburan ini. Ada rencana lain yang gak kalah seru. Pulang kampung naik kereta Jakarta-Semarang ditempuh 7 jam menggunakan kereta api kelas Bisnis dengan tarif Rp 75.000,00. biasanya kalau sedang liburan tiket naik menjadi Rp 90.000,00. Bisa saja naik Argo Muria (Jakarta-Semarang) atau Argo Bromo Anggrek (Jakarta-Surabaya-berhenti di stasiun Semarang Tawang) dengan tarif antara Rp 170.000,00 – Rp 230.000,00 tergantung hari keberangkatan. Ditempuh selama 5,5 jam. Bonus snack, makan besar dan selimut.
Kalau saya lebih memilih kelas bisnis yang gak pake AC, karena jendela selalu terbuka. Ketika melintas di daerah Kendal, 1 jam sebelum sampai ke Semarang, perjalanan menggunakan kereta api tidaklah mengecewakan. Perjalanan tiba di kampung nelayan. Rumah-rumah sederhana berjejer dekat rel. Persis dibelakang rumah mereka langsung bersentuhan dengan pantai. Banyak kapal nelayan parkir di bibir pantai. Beberapa ratus meter ke depan kita akan disambut dengan keindahan pantai Weleri. Di sebelah kiri kita bisa melihat pantai dari jarak dekat. Di sebelah kanan terdapat bukit dan hutan karet yang rindang. Acara pulang kampung jadi semakin seru. Rel kereta memang dibuat melintas di dekat pantai. Saya hampir tidak pernah melewatkan menikmati pemandangan sambil mendekatkan muka ke jendela supaya bisa menikmati udara pantai yang segar.

Sesampainya di Semarang nanti, rencananya saya mau jalan-jalan ala backpackers. Seperti yang biasa saya lakukan. Berlibur menyenangkan dan murah meriah. Saya tidak pernah menginap di hotel. Biasanya numpang tidur di rumah teman sekalian silaturahmi dan ngobrol-ngobrol sama bapak ibunya. Otomatis dapat makan malam dan sarapan gratis. Hehe.
Saya mau mengunjungi tempat-tempat yang sudah lama tidak saya kunjungi. Pengen si ke Yogya, tapi nginep dimana ya? Teman yang dulu kuliah di Sanata Dharma Yogya mungkin sudah selesai. Oh iya saya baru ingat, ada sodara yang rumahnya depan terminal Jombor. Sayang gak ada temen yang jadi guide. Siapa ya yang mau nemenin saya keliling Yogyakarta?

Pengen juga mampir ke rumah dosen penguji waktu saya ujian Tugas Akhir. Rumahnya ada di dekat terminal Bantul, agak menjorok ke dalam. Kampung banget deh pokoknya. Kira-kira 2 km dari terminal Bantul. Tidak ada kendaraan umum yang terakses ke sana. Saya tinggal telpon dari terminal Bantul, pasti nanti dijemput pake motor. Saya pernah dua kali ke sana. Wah rumahnya besar sekali. Ada sembilan kamar dengan jendela besar sebesar pintu. Rumah Yogya banget. Halamannya luas, rapi, tidak ada sampah berserakan. Ruang tamunya sangat sederhana. Sebelah kanan ruang ada seperangkat meja dan kursi tamu yang mungkin sudah seumuran dengan saya. Sedangkan sebelah kirinya ada ruangan besar, sengaja tidak dikosongkan. Sepertinya ruang untuk pertemuan. Mirip pendopo, lantainya lebih tinggi dari lantai ruang tamu. Setelah keperluan revisi Tugas Akhir saya selesai, pernah ditawari menginap tapi waktu itu ada keperluan jadi tidak bisa nginep. Dalam hati saya, kapan-kapan deh main ke Yogya lagi.

Rencanya selanjutnya mau mampir ke Temanggung. Kebetulan ada teman yang mengajar di daerah itu. Temanggung daerahnya dingin. Diapit oleh dua gunung, Sindoro dan Sumbing. Dari kejauhan kedua gunung ini seperti gunung kembar. Jalan akses dari arah Temanggung menuju Wonosobo seolah membelah kedua gunung. Di satu sisi gunung Sindoro dan sisi lain gunung Sumbing. Hampir tidak ada kehidupan di sini setelah malam tiba. Secara tidak sengaja, bersama rombongan satu bis, saya pernah melewati jalan ini pada jam 10 malam dengan kabut yang sangat tebal. Jarak pandang kurang dari 2 meter. Tidak ada satupun kendaraan yang berpapasan dengan kami.

Perjalanan selanjutnya saya akan ke tempat dulu saya praktek Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ngesrepbalong, Kendal, Jawa Tengah. Tepatnya di lereng gunung Ungaran. Kangen sama bapak dan ibu Lurah (kepala desa). Pasti sudah banyak cerita. Saya harus berjalan kurang lebih 5 km untuk menjangkau desa tersebut. Tapi tentu tidak saya lakukan, saya akan mengajak seorang teman menemani saya ke sana naik sepeda motor.
Banyak rencana nih. Cita-cita yang belom kesampaian ke pulau Karimunjawa. Kapan ya?

Iklan

9 responses to “Liburan ke Bali tahun ini batal lagi

  1. assalamualaikum,,,
    ya mungkin ja rencananya terlalu lama….
    ya uda baguslah kalo liburanya pulang kampung lagi tenang ae pasti ada kok temenya…
    ngomong2 ke jokja aq jg dah lama gak kesana gabung donnnnnnkkkkkkkkkkkkk

    ayo aja
    tapi masalah nginep cari sendiri ya
    soalnya gak mungkin kan sampeyan juga nginep di tempat sodara saya.

    hehe

  2. Jakarta – Bali jarak tempuh lewat jalan darat berapa hari tuh mbak?! wuih.. gw nggak sanggup ngebayanginnya! he3x..

    jakarta – jogja aja udah tobat.. apalagi ini jakarta bali he3x..

    kalo naik kereta seh masih mending?! kalo naik bus.. wah.. nyerah dah! libur 4 hari kemarin ke jogja bawa kendaraan sendiri aja udah pasrah! kapok mbak!

    padahal dulu jogja – jakarta pernah pake motor loh!
    tapi kalo sekrang di tawarin entar2an dah..

    jogja panas.. tapi bali lebih panas lagi!
    di jamin, pulang dari sana kulit pasti terbakar!!

    halo arjuna selamat gabung ya…
    salam kenal
    kalo dari Jakarta jam 7 pagi sampe Bali jam 12 siang hari berikutnya. jangan dibayangin ya . capek sendiri. he
    makanya dijalani, kalau liburan kan seneng-seneng, mulai di perjalanan, tempat tujuan dan perjalanan pulang, seneng terus. gak bakalan capek deh..
    na…klo pulkam-pulang kampung kan dibatasi waktunya, jam sekian hari ke … harus berangkat, supaya di rumah bisa lama. dirumah pun gak bisa tenang karena kepikiran kerjaan dan kapan harus kembali.
    saya pernah pulkam Jakarta-Kudus naik kendaraan sendiri. supaya gak kena macet, lewat jalur alternatif ke selatan, menghindari cikampek dan Indramayu. terus ke cirebon baru ke pantura…aga.. muter sih tapi gak macet. waktu tempuhnya lebih cepat

  3. atur aja deh
    yang penting ada duit
    hhee

  4. Kami menyediakan paket tour Jakarta Jogja Bali overland selama 8 hari dgn Harga Rp.1.900.000
    Bagi yang berkenan dapat menghubungi di :
    021 5584921
    081383332231

  5. Bisa dikirim via email paket apa saja yg tersedia dan faSilitas apa saja yg bisa didapatkan. Terimakasih

  6. paket apa ya? saya gak punya paketnya. mungik mbak bisa cari di google. makasih dah mampir 🙂

  7. kalau k balinya naik kereta harus turun dmana y mbak?solo atau surabaya?

  8. wah mia maaf saya belum pernah ke bali.mending sampai surabaya dulu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s