menangkap ikan lebih banyak

Para nelayan tampaknya harus banyak belajar pada para siswa untuk mendapat hasil tangkapan ikan lebih banyak. Pasalnya, penelitian ilmiah yang dilakukan sejumlah siswa dalam ajang Kompetisi Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional VI yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan sebuah alternatif untuk mendulang hasil tangkapan ikan lebih banyak lagi.

Dalam penelitian yang diajukan para siswa tersebut, penggunaan warna bola lampu mempengaruhi jumlah hasil tangkapan. Para nelayan biasanya menggunakan bagang yaitu sebuah alat yang berfungsi untuk mengumpulkan ikan dengan bantuan cahaya lampu petromaks.

Sebab, cahaya merupakan sejenis gelombang yang dapat ditangkap oleh indera penglihat ikan. Dalam cahaya yang berbeda, terdapat frekuensi gelombang yang berbeda pula. Warna tertentu dapat memengaruhi pergerakan ikan untuk merespons lebih cepat.

Penelitian tersebut dilakukan oleh gabungan siswa dari berbagai daerah. Di antaranya, siswa SMA Nusantara, SMAN I Malimping, SMAN 8 Jogjakarta, MAN I Jogjakarta, SMAN 5 Ambon, SMA Plus Negeri 17 Pelembang, SMAN Batanghari, MAN Insan Cendekia, SMAN 5 Jogjakarta, SMAU BPPT Al Fatah Lamongan, serta Buin Batu National School.

Dalam temuannya, penggunaan warna merah dan biru berimplikasi sebagai penarik ikan jauh lebih banyak dibanding warna kuning yang dipancarkan petromaks. Sehingga, jika penggunaan warna merah dan biru itu digunakan nelayan dalam menangkap ikan, dalam waktu singkat bisa menjaring ikan dalam jumlah banyak.

Sebab, bagi hewan laut, penglihatan sangat penting untuk berburu dan mempertahankan diri. Tak seperti hewan darat, ikan memiliki lensa mata seperti bola sesuai dengan densitas air tempat mereka hidup. Pada kedalaman lebih dari 300 meter, mata besar seperti gurita diperlukan untuk menangkap kilasan organisme di sekitarnya. Sehingga, banyak terdapat sel biru yang sensitif di dalam retina mata ikan. Di antara warna yang mampu menembus gelombang antara 40 nm hingga 700 nm, yakni warna merah hingga biru ungu.

Menurut ketua tim peneliti Catur Nugroho dari SMA Taruna Nusantara, dari hasil penelitiannya, perbedaan hasil tangkapan itu sangat mencolok di antara warna yang berbeda. Untuk warna putih kekuningan dalam waktu tiga menit mampu menambah jumlah ikan sebanyak tujuh ekor, sementara untuk warna merah dalam waktu yang sama bisa menambah ikan sebanyak delapan ekor. Sedangkan untuk warna biru, dalam waktu satu menit justru mampu mendulang ikan hingga 11 ekor. “Ini mungkin bisa bermanfaat bagi para nelayan,” harapnya.

Sehingga, cahaya lampu petromaks yang biasa digunakan para nelayan pada bagang dapat diganti dengan lampu berwana merah atau biru yang menarik ikan untuk datang ke bagang tersebut. Spektrum warna merah dan biru dapat lebih menarik ikan untuk datang ke bagang dibanding warna putih kekuningan yang dikeluarkan lampu petromaks. “Artinya bisa disimpulkan spektrum berwarna biru merupakan indikasi penarik ikan paling kuat yang dapat membuat ikan berkumpul,” jelasnya.

Sumber: http://www.jawapos.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s