ketika keyakinan kita berubah

Pernahkah Anda mengalami tidak bisa meyakini lagi apa yang sudah Anda percayai selama ini? Sebuah pemahaman atau pengalaman baru, atau hal lain yang mempunyai daya tarik bagi Anda, membuat apa yang selama ini Anda yakini berubah. Awalnya Anda hanya mulai meragukannya. Tapi akhirnya Anda benar-benar merasa keyakinan itu sudah tidak sesuai lagi untuk Anda. Lalu Anda pun menyadari kalau Anda sudah berubah keyakinan, atau tepatnya Anda mempunyai keyakinan baru. Mengapa keyakinan atau kepercayaan itu bisa berubah ? Secara alami dan spontan seseorang mengalami lusinan bahkan ratusan kali berubah keyakinan sepanjang hidupnya.

Tapi kenapa ketika kita sengaja atau secara sadar ingin merubah sebuah keyakinan atau kepercayaan terasa sulit? Karena perubahannya tidak sesuai dengan siklus atau putaran perubahan keyakinan secara alami. Kita mencoba merubah keyakinan dengan cara “menekannya” atau melawannya. Menurut teori self organization , keyakinan akan berubah melalui putaran alami. Dimana sistem (yang berada dalam otak kita) yang menangani keyakinan, berada di tempat yang tidak stabil.

Ketika sistem tidak stabil, keyakinan baru dimungkinkan untuk dibawa masuk tanpa pertentangan.Lalu sistem bisa distabilkan lagi dengan keseimbangan baru. Sistem organik sering berubah melalui proses yang berbentuk putaran. Ketika isi putaran ini bergeser dan berubah, struktur di dalam putaran tetap konstan.

Kalau dari pandangan teori sistem dengan metoda pengobatan, struktur (di dalam system yang menangani kepercayaan) nampak seperti sebuah pola yang dapat diakses kembali dan kemudian stabil kembali dengan membawa wawasan dan perspektif baru di dalamnya. Ketika kita memahami sesuatu yang baru dan mempunyai daya tarik, atau bila kita menemukan sebuah sumber wawasan baru, maka bila hal baru itu diperkenalkan ke dalam sistem yang menangani keyakinan, dimana sistem itu sedang berada di tempat yang tidak stabil, maka sistem secara alami dan spontan tertata kembali dengan sendirinya dan terkoreksi dengan cara yang luar biasa sehingga membentuk sebuah pola baru yang stabil. Pada saat inilah kita berada dalam keyakinan atau kepercayaan yang baru. Sistem yang menangani kepercayaan sudah berada di tempat yang stabil.

Sebuah putaran perubahan kepercayaan secara alami mungkin bisa dilihat seperti perubahan musim. Sebuah keyakinan baru tak ubahnya seperti sebuah bibit yang ditanam di musim semi. Bibit tumbuh di musim panas dan menjadi matang , kemudian menjadi kuat dan mengakar. Di musim gugur keyakinan mulai menjadi ketinggalan jaman, layu, dan tak memenuhi apa yang kita inginkan. Bagaimanapun keyakinan ( dalam bentuk maksud atau tujuan positif) kita tahan, nantinya akan terpisah juga dari bagiannya yang tak dibutuhkan lagi. Ibarat buah, bila saatnya tiba untuk dipanen, buah akhirnya juga akan terpisah dari tanamannya. Karena tanaman tersebut juga sudah tidak menginginkan buah itu menjadi bagiannya. Akhirnya di musim dingin bagian dari keyakinan yang tak dibutuhkan lagi pergi dan menghilang, lalu sistem yang menangani keyakinan mengijinkan putaran keyakinan untuk mulai lagi.

Dalam kehidupan kita atau karir kita, mungkin kita pernah mempelajari sesuatu yang akhirnya membuat kita yakin atau percaya, misalnya percaya akan kemampuan diri kita sendiri. Pada saat itu kita “terbuka untuk percaya” akan kemampuan yang kita miliki. Kita jadi percaya diri, dan yakin pada apa yang kita lakukan itu benar.

Di saat yang sama, disaat kita menentukan apa yang kita yakini, kita juga mulai menjadi ‘terbuka untuk ragu’. Apakah hal itu benar? apakah penting untuk dijadikan prioritas? Ketika kita sudah melalui tahapan itu, kita bisa menengok ke belakang dan melihat apakah yang kita lakukan itu penting dan benar. Karena kita adalah orang yang paling tahu tahu akan diri kita sendiri. Dan kita sering merasa yakin atau percaya kalau kita berada pada jalan yang sudah pasti. Dan sesuatu yang pasti itu penting dan dapat memelihara keyakinan.

http://www.tommysiawira.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s