Lebih Dekat dengan Alam

masa lalu

1 AMpSun, 29 Mar 2009 01:47:38 +000047Minggu 2008 · & Komentar

Malam ini aku menyeduh secangkir lemon tea hangat di  cangkir hadiah kosmetik yang dibeli mama beberapa tahun lalu. Komputer masih menyala.  Untuk beberapa saat, aku malah bengong  sambil menyeruput lemon tea.  Kuperhatikan logo kosmetik lokal yang ada di cangkir. Tiba-tiba teringat masa lalu, segala hal yang terjadi di masa lalu.  Teman-teman, kenangan indah, kejadian lucu, konyol, impian, dan harapan.

Aku tersenyum sendiri mengingat semuanya. Rasanya baru kemarein, aku masih berlarian main petak umpet, masak-masakan, ngambil tebu dari kebun dan mengisap batangnya. Teman-teman kecilku Ratri, titik, nokni, nita, iwan , eko, tina, dan asih. Masih ingat dulu ngegank ber-5. Ke masjid bareng, ngaji bareng, mencoba resep baru (wew baru nyadar, ternyata dari kecil hobi nyoba  resep ma temen2 :mrgreen: ). Masa lalu telah mengajariku banyak hal tentang hidup. Juga kesalahan-kesalahan yang membuatku menyingkap sebuah hikmah.

Ada orang bilang “sudahlah, lupakan masa lalu“, kalo aku lebih suka mengatakan ini ” ingatlah masa lalu, karena impianmu hari ini adalah refleksi masa lalu, semua kejadian adalah sesuatu yang kita pikirkan di masa lalu yang menjadi kenyataan. Saat ini adalah masa lalu untuk hari esok.

Selamat tinggal masa lalu vs selamat datang masa lalu?

Kategori: diary

12 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar