Lebih Dekat dengan Alam

menjadi bijak

1 PMpMon, 12 May 2008 17:37:44 +000037Senin 2008 · 8 Komentar

Emmm,,melihat judul postingan di atas, rasa-rasanya terasa berat dan hanya segelintir orang yang bisa melakukannnya. Benarkah demikian? Benarkah semua kesulitan yang datang itu tanda bahaya?

Menjadi pribadi bijak memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tidak mudah memang, tapi bisa dipelajari. Sebagai manusia yang diberi akal dan pemikiran seharusnya ini menjadi sebuah tantangan hidup. Bayangkan betapa enaknya jika kita terbiasa bersikap bijak terhadap setiap keadaan. HAti terasa tenteram dan damai. Tak perlu ada pikiran negatif yang malah menyiksa diri sendiri padahal belum tentu apa yang kita pikirkan benar. Faktanya, memasukkan pikiran negatif lebih mudah daripada memasukkan pikiran positif. Hebatnya, jika kita sudah terbiasa berpikir positif akan sulit berpikir negatif.

Lalu bagaimana caranya agar kita dapat memunculkan sifat bijak?

Sifat bijak muncul ketika kita menghadapi suatu kesulitan atau masalah yang amat sangat berat. Jika itu sedang terjadi maka terimalah keadaan yang sesungguhnya, jangan coba-coba lari dari kenyataan. Semakin kita menghindar, masalahnya akan semakin rumit. Bertahanlah dalam kesulitan, lakukan analisis masalah, temukan sesuatu yang menjadi akar permasalahan. Terkadang masalah yang muncul, hanyalah masalah cara pandang saja. Bertahanlah dalam kesulitan tersebut, kesabaran amat sangat dibutuhkan untuk mendapatkan akar masalah. Setelah akar permasalahan didapatkan, barulah permasalahan dapat diselesaikan.

Dari proses itu, munculah sifat bijak. Perlu proses berulang-ulang untuk mendapatkan karakter bijak. Seseorang yang sering gagal, bangkit lagi,,gagal,,bangkit lagi samapi berhasil biasanya menjadi bijak.

Kategori: motivasi

8 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar