Seiring perkembangan industri kuliner di Indonesia, tanaman umbi-umbian telah lama digunakan masyarakat kita sebagai makanan selingan atau sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi. Dari sekian banyak jenis umbi-umbian yang paling dikenal adalah talas. Talas (Colocasia esulenta (L) Schoot) atau talas bogor dibudidayakan hampir di seluruh kepulauan nusantara dari tepi pantai sampai ke pegunungan, di atas 1000 meter dari permukaan laut, baik liar maupun ditanam.
Berabad-abad yang lalu, talas merupakan makanan pokok di Asia dan Kepulauan Pasifik. Di Indonesia, talas digunakan sebagai makanan tambahan atau sayur. Umbi talas digunakan untuk berbagai macam masakan. Umbi anak, tangkai dan daunnya digunakan untuk sayur. Umbi dapat diolah menjadi keripik talas yang gurih. Makanan khas yang dibuat dari daun talas adalah buntil. Bubur akar rimpang talas dipercaya sebagai obat encok dan cairan akar rimpang talas digunakan untuk obat bisul. Di Irian jaya, talas digunakan sebagai makanan pokok.
Talas merupakan umbi berbentuk silinder atau lonjong sampai agak bulat. Kulit talas berwarna kemerahan, bertekstur kasar dan terdapat bekas-bekas pertumbuhan akar. Sedangkan warna dagingya putih keruh. Kandungan kimia dalam talas dipengaruhi oleh varietas, iklim, kesuburan tanah, dan umur panen. Umbi talas segar sebagian besar terdiri dari air dan karbohidrat. Kandungan gizi yang terdapat pada 100 gram umbi talas terdapat dalam tabel berikut :
Tabel 1. Kandungan gizi talas
|
Kandungan gizi |
Talas mentah |
Talas rebus |
|
Energi (kal) |
120 |
108 |
|
Protein (g) |
1,5 |
1,4 |
|
Lemak (g) |
0,3 |
0,4 |
|
Hidrat arang total (g) |
28,2 |
25,0 |
|
Serat (g) |
0,7 |
0,9 |
|
Abu (g) |
0,8 |
0,8 |
|
Kalsium (mg) |
31 |
47 |
|
Fosfor (mg) |
67 |
67 |
|
Besi (mg) |
0,7 |
0,7 |
|
Karoten total |
0 |
0 |
|
Vitamin B1 (mg) |
0,05 |
0,06 |
|
Vitamin C (mg) |
2 |
4 |
|
Air (g) |
69,2 |
72,4 |
|
Bagian yang dimakan (%) |
85 |
100 |
Sumber : Slamet D.S dan Ig.Tarkotjo (1980), majalah gizi dan makanan jilid 4, hal 26, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI.
Talas mengandung banyak senyawa kimia yang dihasilkan dari metabolisme sekunder seperti alkaloid, glikosida, saponin, essensial oil, resin, gula dan asam-asam organik. Umbi talas mengandung pati yang mudah dicerna kira-kira sebanyak 18,2% dan sukrosa serta gula pereduksinya 1,42%.
Rasa gatal yang tertinggal di mulut setelah memakan talas menjadi masalah tersendiri. Rasa gatal tersebut disebabkan oleh suatu zat kimia yang disebut kalsium oksalat. Kalsium oksalat tidak menimbulkan gangguan serius. Kalsium oksalat dapat dihilangkan dengan cara pencucian menggunakan banyak air atau dengan cara pengukusan serta perebusan yang intensif. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Riatyastie dan Arik Purwani menunjukkan bahwa rasa gatal pada talas dapat dihilangkan dengan perendaman menggunakan garam (NaCl) yang dilarutkan dalam air.
Untuk memperoleh kadar kalsium oksalat yang rendah pada talas dapat dilakukan sebagai berikut :
1. talas dicuci sampai bersih selama 5 menit menggunakan perbandingan talas dan air 1 : 4
2. talas direndam selama 20 menit menggunakan NaCl berkadar 1%
3. talas dicuci kembali seperti pada point 1
air yang digunakan sebaiknya air mengandung sedikit mineral dan menggunakan NaCl murni agar tidak ada kotoran yang terserap dalam perendaman.
Pencucian dan perendaman dengan air berfungsi untuk menghilangkan zat-zat pengotor dalam talas. Penurunan kadar oksalat terjadi karena reaksi antara natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksalat (CaC2O4). Garam (NaCl) dilarutkan dalam air terurai menjadi ion-ion Na+ dan Cl-. Ion-ion tersebut bersifat sepereti magnet. Ion Na+ menarik ion-ion yang bermuatan negatif dan Ion Cl- menarik ion-ion yang bermuatan positif. Sedangkan kalsium oksalat (CaC2O4) dalam air terurai menjadi ion-ion Ca2+ dan C2O42-. Na+ mengikat ion C2O42- membentuk natrium oksalat (Na2C2O4). Ion Cl- mengikat Ca2+ membentuk endapan putih kalsium diklorida (CaCl2) yang mudah larut dalam air.
CaC2O4 + 2NaCl Na2C2O4 + CaCl2
Waktu optimum yang dibutuhkan dalam proses pengikatan ini adalah 20 menit. Setelah selesai, talas harus dicuci dan direndam dalam air untuk menghilangkan sisa garam mineral dan endapan yang kemungkinan masih menempel pada talas.





21 tanggapan so far ↓
edi // 1 AMpMon, 18 Feb 2008 05:17:04 +000017Senin 2008 pada 13:45 |
matur nuwun artikelnya, tip dari anda mau saya praktekan untuk usaha keripik talas dirumah, semoga sukses untuk anda.
yellashakti // 1 AMpMon, 18 Feb 2008 06:45:21 +000045Senin 2008 pada 13:45 |
wah terima kasih mau mengunjungi blok saya. saya merasa terhibur dan bersemangat karena sampeyan juga mempraktekkan apa yang saya tulis. berarti yang saya tulis sangatlah bermanfaat. salam sukses ya
ratna // 1 AMpMon, 10 Mar 2008 04:24:07 +000024Senin 2008 pada 13:45 |
boleh dong nanya. analisa yang digunakan untuk mengetahui kandungan kalsium oksalatnya apa ya? mohon ditanggapi. terima kasih.
yellashakti // 1 PMpTue, 11 Mar 2008 16:46:45 +000046Selasa 2008 pada 13:45 |
halo ratna…
lam kenal, selamat datang di blog saya. Maaf baru bales. sibuk berat. analisisnya menggunakan titrasi
infogue // 1 PMpFri, 06 Jun 2008 16:50:21 +000050Jumat 2008 pada 13:45 |
Artikel di blog ini menarik & bagus. Untuk lebih mempopulerkan artikel (berita/video/ foto) ini, Anda bisa mempromosikan di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di tanah air. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://www.infogue.com
http://kuliner.infogue.com/penghilangan_rasa_gatal_pada_talas
ok
Irfan ludvi Astanto // 1 PMpWed, 18 Jun 2008 19:44:47 +000044Rabu 2008 pada 13:45 |
Salam kenal yella shakti…
menarik apa yang anda tulis tentang Calsium Oxalate di umbi talas. walaupun singkat tapi cukup bermanfaat untuk nambah pengetahuan.
jadi ingat waktu kuliah dulu….sekarang banyak yang lupa tuh.
sedikit tambahan aja . Ca oxalate bisa juga di kurangi dengan perlakuan perendaman asam sitrat. pernah ada penelitian juga di umbi suweg. ternyata asam sitrat lebih efektif mengurangi kandungan Ca Oxalate.
irfan.
salam kenal Irfan, wah katanya banyak yang lupa, tapi bisa ngasih info baru, haha, makasih ya dah mampir,,,saya tunggu kelanjutannya
Pingin menemukan // 1 AMpFri, 12 Sep 2008 01:33:07 +000033Jumat 2008 pada 13:45 |
Hai yhelashakti..aku mau tanya,kandungan kalsium oksalat yg menimbulkan gatal tsb bisa dipisah sndiri ga’?soalnya aku ingin mmbuat smacam obat pmbuat gatal.yg fungsi’a utk mmbela diri pda plaku kriminal.makasih sblum’a.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
kalsium oksalatnya udah terurai oleh perendaman dengan garam menjadi natrium oksalat dan asam klorat, jadi untuk mendapatkan kalsium oksalat murni kemungkinannya kecil, thx dh sharing, kalo perlu apa2 mending pindah ke YM aja, oke? k3de2@yahoo.com
wahida // 1 PMpSun, 26 Oct 2008 19:06:31 +000006Minggu 2008 pada 13:45 |
assalamualaikum……….
mbak aq juga lagi neliti tentang oksalat.
tolong ding kasi referensinya buat nyari literatur tentang ini
kalo’ bisa yang ngilanginnya pake asam sitrat.
makasi buanget
alsidab // 1 PMpSun, 28 Dec 2008 14:52:47 +000052Minggu 2008 pada 13:45 |
ada jenis umbi didaerah sumedang namanya iles sejenis dengan suweg tinggi sekitar 1 m ,seperti anak pohon pepaya ,batang nya totol -totol putih , ada kandungan racun ,hasil panen 3 -5 kg per pohon ,apakah jenis racun nya sama dengan talas bogor,?apakah bisa dipisahkan racunnya? mungkin ngga racunnya dipakai untuk pembasmi hama,umbinya untuk pakan?? terima kasih .
setahun ngeblog.. (thanks to Wordpress) « Lebih Dekat dengan Alam // 1 AMpSun, 08 Feb 2009 00:58:37 +000058Minggu 2008 pada 13:45 |
[...] PENGHILANGAN RASA GATAL PADA TALAS Hehehe [...]
dony // 1 AMpMon, 16 Feb 2009 00:09:36 +000009Senin 2008 pada 13:45 |
asw.mba yella sya mw tnya.prhtngn kdr oksalatny menggunakan titrasi dgn lartn ap y?trz apkh yg dititrasi hrz dr ekstraksi talasny(cair) atw tlasny lngsung?titrasiny mengunkn lrtn ap y?trma kasih.dony.mhn dibalas dgn sangat
dony // 1 AMpFri, 20 Feb 2009 11:40:58 +000040Jumat 2008 pada 13:45 |
mw tanya titrasinya pk bahan apa?
trus apa harus bwt extrak talasnnya dulu?
yellashakti // 1 PMpSun, 01 Mar 2009 19:19:33 +000019Minggu 2008 pada 13:45 |
@ donny : untuk titrasi nya pake larutan baku oksalat, standarisasinya juga pake larutan oksalat. yang mau dititrasi menggunakan ekstraksi talasnya
adam // 1 PMpThu, 07 May 2009 17:08:36 +000008Kamis 2008 pada 13:45 |
bagaimana kandungan dan apa dampak dari penggunaan daun talas dalam pembuatan ransum pakan ikan
maman // 1 PMpSat, 27 Jun 2009 17:13:53 +000013Sabtu 2008 pada 13:45 |
saya mau tanya kalau talas dijadikan kripik atau sejenisnya maka masih ada kandungan fitaminya apa tidak?
yella // 1 AMpSun, 28 Jun 2009 08:45:04 +000045Minggu 2008 pada 13:45 |
karbohidratnya masih, mungkin kandungan yang lain masih ada tapi pasti berkurang kadnungannya karena sudah melewati beberapa proses termasuk pemanasan. terima kasih sudah mampir
adi // 1 AMpMon, 07 Sep 2009 01:28:42 +000028Senin 2008 pada 13:45 |
bu… bisa nggak dicantumkan hasil dari penelitian Riatyastie dan Arik Purwani yang ibu cantumkan di blog ibu… Cz saya butuh sekali untuk penelitian skripsi saya.. saya tunggu secepatnya ya bu.. terima kasih…
adi // 1 AMpMon, 07 Sep 2009 01:33:11 +000033Senin 2008 pada 13:45 |
Ada yang ketinggalan bu… bila tdk keberatan bisa nggak saya minta jurnal dari penelitian Riatyastie dan Arik Purwani? Bila boleh ini email saya.. trisula_44@yahoo.com …. Terima kasih banyak sblmnya…
yella // 1 PMpMon, 21 Sep 2009 23:38:54 +000038Senin 2008 pada 13:45 |
@ adi : tulisan yang saya sajikan itu praktikumnya Riatyastie dan Arik Purwani mahasiswa analis kimia industri (Akin) semarang, kebetulan gak dijelaskan pake metode analisisnya apa. hanya dicari perbandingan perendaman dengan NaCl saja. belum dibuat jurnal, tapi hasil praktikumnya bisa dijadikan referensi.
adi // 1 PMpWed, 30 Sep 2009 23:29:14 +000029Rabu 2008 pada 13:45 |
Trus hasil praktikumnya gimana bu? Kalsium oksalatnya bisa turun brp persen dari sebelum adanya perlakuan direndam dlm larutan garam? terima kasih bu..
eko // 1 AMpWed, 11 Nov 2009 08:40:59 +000040Rabu 2008 pada 13:45 |
makasi mbak,,,
berguna bgt buat pnlitian saya….